Aiptu Kholil Kawal Petani Cemorokandang hingga Panen Jagung 4 Ton

Aiptu Kholil Kawal Petani Cemorokandang hingga Panen Jagung 4 Ton
Bhabinkamtibmas Kelurahan Cemorokandang Polsek Kedungkandang Aiptu Kholil Aktif Mendampingi Petani Mulai Dari Pemantauan Lahan Penanaman Perawatan Hingga Panen Raya Jagung Jenis Pertiwi 6.

Kota Malang, Malangrayanews.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cemorokandang Polsek Kedungkandang Polresta Malang Kota Aiptu Kholil aktif mendampingi petani mulai dari pemantauan lahan penanaman perawatan hingga panen raya jagung jenis Pertiwi 6 di lahan seluas 9.000 meter persegi milik Ponawi di Jalan Sampurno Barat RT 02/RW 05 Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Kamis (30/9/2026).

Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat kelurahan.

Bacaan Lainnya

Panen jagung tersebut menjadi hasil penanaman yang dilakukan sejak 8 Juni 2026 dengan masa tanam hingga panen berlangsung sekitar 105 hari.

Lahan yang tergabung dalam Kelompok Tani Sampurno itu hasilnya diperkirakan mencapai 3,5 hingga 4 ton dan direncanakan langsung dijual kepada pabrik.

Proses budidaya melibatkan sekitar 10 pekerja dengan penggunaan 20 kilogram bibit serta pupuk sekitar 600 kilogram yang dipadukan dengan pupuk kandang sesuai ketersediaan sementara petani juga memakai pupuk Poska ZA dan Urea meski menghadapi kendala ketersediaan pupuk.

Aiptu Kholil mengatakan pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Yakni dengan cara monitoring dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses pertanian berjalan sekaligus membantu petani menghadapi kendala yang muncul di lapangan.

“Kami mendampingi mulai dari penanaman, perawatan, monitoring perkembangan tanaman sampai panen. Harapannya hasil pertanian terus meningkat dan dapat mendukung ketahanan pangan,” ujar Aiptu Kholil.

Menurutnya keterlibatan Bhabinkamtibmas tidak berhenti pada pemantauan keamanan lingkungan tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan produktif sehingga pendampingan tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian sekaligus memberikan dukungan kepada petani di wilayah binaan.

“Petani jagung menjadi salah satu yang terus kami dampingi. Kami ingin lahan produktif tetap dimanfaatkan dan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Aiptu Kholil menegaskan pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan bersama petani dan kelompok tani di wilayah Cemorokandang.

Ini dilkukan agar kolaborasi ini dapat mengoptimalkan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat kelurahan.

Dengan monitoring sejak awal penanaman hingga hasil panen lahan pertanian di wilayah Cemorokandang diharapkan tetap produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan. (Eco)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *