BSI Modern UMM Gelar Patroli Bahasa

BSI Modern UMM Gelar Patroli Bahasa
Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Modern (BSI Modern) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Menggelar Patroli Bahasa

Kabupaten Malang, Malangrayanews.com – Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Modern (BSI Modern) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Patroli Bahasa pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini memperingati Bulan Bahasa sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda melalui edukasi penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik Kota Malang.

Temukan 80 Kesalahan Bahasa di Ruang Publik

Ketua Program Studi BSI Modern UMM, Dr. M. Isnaini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar kesalahan penggunaan bahasa Indonesia berdasarkan kaidah dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Ia menilai penggunaan bahasa di ruang publik mencerminkan kualitas literasi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Melalui Patroli Bahasa ini, kami menemukan masih banyak penggunaan bahasa Indonesia yang keliru pada penulisan informasi publik, penamaan toko, spanduk, hingga papan iklan. Contoh paling sederhana namun sering dijumpai adalah kesalahan penulisan imbuhan di- yang digabung dengan kata depan di, seperti kata ‘dijual’ yang justru ditulis terpisah menjadi ‘di jual’, serta berbagai kekeliruan ejaan lainnya,” ungkap Isnaini.

Selanjutnya, tim patroli menyusuri kawasan Jalan Bendungan hingga Jalan Besar Ijen. Sepanjang rute tersebut, mahasiswa dan dosen mencatat sedikitnya 80 kesalahan penulisan serta ejaan bahasa Indonesia.

Mahasiswa Edukasi Pemilik Usaha

Selain mencatat kesalahan, mahasiswa dan dosen juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat serta pemilik usaha. Tim membagikan selebaran yang memuat koreksi bahasa dan rekomendasi perbaikan sesuai kaidah KBBI.

“Kami tidak hanya mengidentifikasi, tetapi juga langsung memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemilik usaha. Tim membagikan selebaran edukatif yang berisi letak koreksi bahasa beserta rekomendasi perbaikannya agar sesuai dengan standar KBBI,” tambahnya.

Puncak Patroli Bahasa di CFD Ijen

Setelah menyusuri sejumlah ruas jalan, tim melanjutkan kegiatan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Besar Ijen. Agenda puncak meliputi orasi kebahasaan, pembacaan ikrar Sumpah Pemuda, dan deklarasi komitmen menjaga penggunaan bahasa Indonesia yang benar serta santun.

Kegiatan tersebut mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap bahasa Indonesia di tengah pengaruh bahasa asing. Panitia juga menekankan pentingnya menjaga ketepatan dan kesantunan berbahasa dalam komunikasi sehari-hari.

Mahasiswa BIPA Tampilkan Angklung

Selain kegiatan kebahasaan, mahasiswa mancanegara peserta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UMM turut memainkan angklung bersama mahasiswa BSI Modern. Penampilan tersebut memperkenalkan seni tradisional Indonesia sekaligus memperkuat interaksi lintas budaya.

Sementara itu, rangkaian acara juga menghadirkan musik akustik, pertunjukan dramatik, dan pembacaan puisi. Peserta turut menyampaikan doa bagi keselamatan bangsa serta berharap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia segera berlalu.(Eco)

Penulis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *