Kapolresta Malang Kota Gelar Sholat Istisqa

Kapolresta Malang Kota Gelar Sholat Istisqa
Kapolresta dan Wawali Gelar Sholat Istisqa.

Kota Malang, Malangrayanews.com –Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menggelar Sholat Istisqa. Ia bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin memohon turunnya hujan, Sabtu pagi (24/10).

Kegiatan dilaksanakan usai Sholat Subuh Keliling di Masjid Panglima Besar Jenderal Soedirman. Lokasi berada di Jalan Tumenggung Suryo, kawasan Rampal, Kelurahan Celaket.

Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar mengikuti kegiatan ini. Para pejabat utama Polresta serta jamaah Sholat Subuh Keliling dan Pondok Beras juga hadir.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual bersama. Momentum ini mengajak masyarakat tingkatkan kepedulian terhadap dampak musim kemarau.

Kombes Danang menjelaskan Sholat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama. Mereka memohon agar Allah SWT menurunkan hujan dan kurangi risiko kekeringan.

“Melalui Sholat Istisqa ini, kami bersama masyarakat memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Di tengah musim kemarau panjang, kita perlu memperkuat doa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama,” ujar Danang, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, upaya menghadapi musim kemarau tidak cukup hanya melalui doa. Masyarakat harus disertai tindakan nyata untuk mencegah kebakaran.

Kondisi lahan kering dan vegetasi mudah terbakar mempercepat api membesar. Warga perlu berhati-hati dalam setiap aktivitas.

Danang mengimbau warga agar tidak membakar sampah, ranting, maupun semak belukar. Larangan ini berlaku terutama di lahan dekat rumah dan permukiman.

Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan api yang masih menyala. Puntung rokok harus dibuang pada tempat yang aman.

“Jangan membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar selama kondisi kering. Api kecil sekalipun dapat merambat ketika tertiup angin dan membahayakan rumah maupun lingkungan sekitar. Pencegahan harus dilakukan sejak awal,” tegasnya.

Selain ancaman kebakaran lahan, masyarakat diingatkan memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian. Kompor, instalasi gas, dan peralatan listrik harus dipastikan aman.

Warga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola air secara bijak. Mereka juga diminta segera melaporkan titik api atau kondisi berpotensi kebakaran.

Langkah cepat pada tahap awal mencegah api meluas. Kerugian lebih besar dapat dihindari dengan respons dini.

Pelaksanaan Sholat Istisqa memperkuat sinergi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kehadiran Kapolresta bersama Wawali membangun kebersamaan melalui ibadah.

Danang berharap doa bersama menjadi ikhtiar memohon rahmat dan hujan. Masyarakat didorong semakin disiplin dalam pencegahan kebakaran.

“Harapan kita, hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik. Sambil berdoa, mari kita menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang memicu kebakaran, dan saling mengingatkan demi keselamatan masyarakat Kota Malang,” pungkasnya. (Eco)

Penulis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *