Kombes Pol Danang Hadiri Doa Bersama 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan

Kombes Pol Danang Hadiri Doa Bersama 4 Tahun Tragedi Kanjuruhan
Komunitas Aremania Curvasud Menggelar Doa Bersama Peringatan Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan di Kota Malang.

Kota Malang, Malangrayanews.com – Komunitas Aremania Curvasud menggelar doa bersama peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Kota Malang pada Rabu (30/9/2026) malam.

Kegiatan berlangsung di depan Basecamp Curvasud, Jalan Patimura, Kelurahan Klojen, Kota Malang, pukul 19.30 hingga 21.45 WIB.

Bacaan Lainnya

Sekitar 100 orang dari berbagai unsur masyarakat hadir dalam acara peringatan tersebut.

Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat M.M., Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., serta Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis turut hadir dalam kegiatan itu.

Rangkaian acara diawali sholawatan, pembacaan Yasin dan tahlil, lagu Indonesia Raya, serta ayat suci Al-Qur’an.

Acara dilanjutkan dengan sambutan, tausiyah Gus Hisa Al-Ayyubi, doa bersama, dan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. menyampaikan peringatan ini menjadi momentum mendoakan para korban serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

“Mari kita doakan para almarhum dan almarhumah. Semoga amal ibadahnya diterima, dosa-dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Kombes Pol Danang.

Ia mengajak warga Malang Raya mewujudkan kepedulian melalui perhatian nyata terhadap lingkungan dan sesama di sekitar tempat tinggal.

“Mari kita peduli terhadap lingkungan dan sekitar. Ini milik kita bersama, mari kita jaga dan rawat agar ke depan menjadi lebih baik,” tegasnya.

Kombes Pol Danang juga mengingatkan peristiwa besar menyisakan luka, namun kehidupan tetap berjalan dengan semangat kebersamaan.

“Setiap peristiwa pasti menyisakan luka. Yang penting, kita terus saling menyemangati karena hidup terus berjalan dan bersama-sama mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan peringatan empat tahun ini menjadi perjalanan panjang yang masih menyisakan duka bagi keluarga korban.

Ia menyebut doa bersama sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kepedulian warga terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan.

Pada Kamis (1/10/2026), Curvasud menggelar khitanan massal untuk 63 peserta, pengobatan gratis, serta pentas musik sebagai kelanjutan rangkaian kegiatan.

Pemerintah daerah, TNI–Polri, dan komunitas berkolaborasi menjaga semangat kebersamaan melalui serangkaian kegiatan sosial tersebut. (Eco)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *