Kota Malang, Malangrayanews.com –Polresta Malang Kota menerima kunjungan studi tiru Polda Papua Barat Daya untuk mempelajari inovasi pelayanan publik dan tata kelola organisasi, Rabu (28/10/2026).
Kunjungan ini berfokus pada strategi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Rombongan dipimpin Karorena Polda Papua Barat Daya AKBP Andik Gunawan dan diterima Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar.
AKBP Alex mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS dalam kegiatan tersebut.
Polda Papua Barat Daya Pelajari Inovasi Polresta
Dalam sambutannya, AKBP Andik menilai Polresta Malang Kota memiliki rekam jejak sebagai perintis inovasi kepolisian. Salah satu inovasinya ialah Panic Button yang menginspirasi pengembangan terobosan pelayanan di jajaran kepolisian hingga Mabes Polri.
Melalui studi tiru ini, Polda Papua Barat Daya ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan Zona Integritas. Rombongan mempelajari inovasi yang relevan untuk diadaptasi sesuai kebutuhan wilayahnya.
Polresta Malang Kota Paparkan Capaian WBK
Wakapolresta Malang Kota AKBP Alex Sandy Siregar menjelaskan bahwa institusinya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 10 Desember 2018. Selanjutnya, Polresta Malang Kota meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 21 Desember 2020.
Selain itu, Kementerian PANRB memberikan penghargaan Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik (PKRI) kepada Polresta Malang Kota pada 2024.
Menurut Alex, capaian tersebut didukung komitmen menjaga integritas, memperkuat tata kelola organisasi, dan mengembangkan inovasi secara berkelanjutan. Upaya tersebut bertujuan menjaga relevansi pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Polresta Malang Kota memperkenalkan sejumlah inovasi, antara lain Jogo Malang, Dumas Online, dan Mikrosite Info Malang Kota. Institusi tersebut juga mengembangkan pelayanan ramah kelompok rentan, inovasi pelayanan SIM, Polisi Sambang Sekolah, dan Polisi Sambang Pos Kamling.
“Predikat maupun penghargaan yang sudah diterima Polresta Malang kota bukan tujuan akhir, namun menjadikan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan.”
“Kami berharap inovasi dan pengalaman yang ada dapat dipelajari, diadopsi, serta dikembangkan sesuai kebutuhan Polda Papua Barat Daya,” ujar AKBP Alex.
Rombongan Tinjau Fasilitas Pelayanan Publik
Setelah pemaparan materi, rombongan meninjau fasilitas gedung dan ruang pelayanan bersama Kabagren Polresta Malang Kota Kompol Diana Pudjiastut.
Di Gedung Pusat Pelayanan Terpadu Sarja Arya Racana, rombongan mempelajari pelayanan SKCK, perizinan, dan perpanjangan SIM. Mereka juga meninjau fasilitas yang mendukung akses bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Gedung Wira Pratama Polresta Malang Kota. Di lokasi ini, mereka mempelajari pusat informasi dan pelayanan SPKT, operasional Makota Command Center (MCC), layanan cepat Polri 110, serta ruang konsultasi.
Rombongan juga meninjau layanan pengaduan Jogo Malang melalui nomor 0811-1272-000. Selain itu, mereka melihat fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKL) untuk pengemudi ojek online dan penyediaan air minum siap konsumsi.
Polresta Malang Kota menyediakan kedua fasilitas tersebut secara gratis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Studi Tiru Dorong Replikasi Inovasi Kepolisian
Melalui pemaparan dan peninjauan langsung, Polda Papua Barat Daya memperoleh gambaran mengenai penerapan inovasi berbasis teknologi, integrasi pelayanan, dan tata kelola organisasi.
Selanjutnya, rombongan diharapkan dapat mengadaptasi serta mengembangkan praktik yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah tersebut juga mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polda Papua Barat Daya.
Kunjungan ini memperkuat komitmen kedua institusi untuk mendorong inovasi kepolisian secara berkelanjutan. Kedua pihak juga menekankan pentingnya integritas dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Eco)





