Jakarta, Malangrayanews.com – Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini menyusul dugaan penyalahgunaan beras SPHP oleh oknum mitra penyalur di Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.
BULOG mengambil langkah penertiban, memperkuat pengawasan, serta mengevaluasi mekanisme distribusi. Upaya tersebut bertujuan memastikan program stabilisasi pangan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BULOG Bentuk Satgas Khusus
Sebagai langkah strategis, BULOG membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Satgas ini bertugas memperkuat pengawasan distribusi di seluruh wilayah operasional BULOG.
Selain itu, satgas memperketat pemantauan jalur distribusi dan mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur. Langkah tersebut juga bertujuan mencegah potensi penyalahgunaan beras pemerintah sejak dini.
BULOG juga memperkuat pengawasan internal terhadap jalur distribusi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Perusahaan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
BULOG Malang Perketat Pengawasan Mitra
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Malang, M. Nurjuliansyah Rachman atau akrab disapa Anung, menegaskan pentingnya pengawasan distribusi. Menurutnya, langkah tersebut menjaga integritas program SPHP sekaligus memastikan mitra menjalankan tanggung jawabnya.
“Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Kami terus mendorong seluruh mitra penyalur untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta memastikan beras SPHP dapat diterima masyarakat sesuai tujuan program pemerintah,” tegas Anung
Lebih lanjut, Anung mendorong seluruh jajaran BULOG di wilayah kerjanya memperketat pengawasan distribusi. Ia menargetkan pelaksanaan program SPHP berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Evaluasi Rumah Pangan Kita
Selain pengawasan distribusi, BULOG mengevaluasi jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK). Saluran tersebut berperan mendistribusikan beras SPHP kepada masyarakat.
Dalam evaluasi tersebut, BULOG menekankan kepatuhan mitra terhadap ketentuan distribusi dan harga jual. Perusahaan juga melarang mitra menyalahgunakan komoditas yang menjadi bagian dari program pemerintah.
Melalui pengawasan intensif dan evaluasi berjenjang, BULOG berupaya memperbaiki tata kelola distribusi. Langkah ini sekaligus meminimalkan risiko penyimpangan pada setiap mata rantai penyaluran.
BULOG Dukung Penegakan Hukum
Di sisi lain, BULOG menegaskan pentingnya menjaga efektivitas program SPHP untuk mendukung stabilitas pasokan dan harga beras nasional. Perusahaan berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah dengan mengutamakan kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat.
Selain itu, BULOG mendukung proses penegakan hukum oleh aparat berwenang. Perusahaan juga siap memberikan informasi sesuai ketentuan agar aparat dapat menangani setiap dugaan pelanggaran secara objektif dan tuntas.(Eco)





