Polresta Malang Kota Sosialisasikan Program POLIRAN

Polresta Malang Kota Sosialisasikan Program POLIRAN
Polresta Malang Kota Sosialisasikan Program POLIRAN Rangkul Pengangguran Agar Produktif.

Kota Malang, Malangrayanews.com –Polresta Malang Kota menggencarkan sambang dan sosialisasi program Polisi Peduli Pengangguran. Bhabinkamtibmas di seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan tersebut.

Selain itu, program ini merangkul warga yang belum memiliki pekerjaan tetap. Kepolisian memberikan motivasi serta mendorong pengembangan keterampilan dan peluang usaha.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas melaksanakan program di wilayah Polsek Sukun, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Blimbing. Mereka mengikuti arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS.

Pendekatan melibatkan tidak hanya Bhabinkamtibmas. Semua anggota Polri dapat mengetahui kebutuhan warga sekaligus membuka ruang pendampingan.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menjelaskan POLIRAN. Program ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menghadapi tantangan memperoleh pekerjaan.

“Dengan sambang POLIRAN, kami ingin merangkul masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap agar tetap produktif dan memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungannya,” ungkapnya, Jum’at (23/10/2026).

Program ini memperkuat semangat “Polri Bersama Masyarakat”. Pendekatan humanis, pembinaan, dan pemberdayaan warga menjadi fokus utama.

“Anggota polri yang sudah aktif dengan masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas, namun juga bisa memberikan motivasi, mendampingi, serta membantu mencari solusi sesuai kemampuan dan potensi masing-masing warga,” ungkap Danang.

Menurutnya, perhatian perlu diberikan kepada berbagai kelompok. Kelompok itu meliputi pekerja berpenghasilan tidak menentu, lulusan sekolah, hingga mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan.

Danang menegaskan Bhabinkamtibmas di 57 kelurahan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Mereka tidak membeda-bedakan latar belakang warga.

Kedekatan dengan warga menjadi modal penting. Personel mengetahui persoalan yang dihadapi sekaligus mengarahkan warga pada kegiatan produktif.

“Polisi harus bisa merangkul siapa pun, Kami ingin warga yang belum mendapatkan pekerjaan tetap memiliki semangat untuk mengembangkan diri, meningkatkan keterampilan, dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bernilai ekonomi bagi diri sendiri maupun keluarga,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas mendorong warga mengembangkan kemampuan. Mereka mendorong pelatihan keterampilan, berwirausaha, berdagang, maupun kegiatan produktif lain.

Upaya tersebut membantu masyarakat membangun kemandirian ekonomi. Warga dapat mengembangkan usaha secara bertahap bahkan membuka peluang kerja bagi orang lain.

“Jangan sampai waktu yang dimiliki terbuang tanpa kegiatan yang bermanfaat. Kami mendorong warga untuk terus belajar, mengasah keterampilan, dan berani memulai usaha sesuai kemampuannya,” pesan Danang.

Selain memberikan motivasi, Polresta Malang Kota mendorong Bhabinkamtibmas mengidentifikasi peluang kerja. Pendekatan ini mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan peluang usaha yang tersedia.

Dengan demikian, POLIRAN diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi. Program menjadi pintu masuk pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Pendampingan yang tepat membantu warga meningkatkan kepercayaan diri. Mereka mengembangkan keterampilan dan menemukan alternatif penghasilan yang lebih berkelanjutan.

“Harapannya, dengan berkarya bisa menjadi peluang usaha yang lebih besar, secara tidak langsung turut juga menyumbang pemeliharaan kamtibmas,” pungkasnya.

Melalui kehadiran langsung di tengah warga, Polresta Malang Kota membangun kepedulian sosial. Lembaga memperluas akses informasi serta mendorong lingkungan yang produktif, mandiri, dan kondusif. (Eco)

Penulis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *